-
Praktik Pemeliharaan Mesin Sepeda Motor SMKN 1 Sungai Kakap
Praktik melakukan perbaikan pada komponen kepala silinder
-
Uji Kompetensi Keahlian Konsentrasi Teknik Sepeda Motor
Uji Kompetensi Keahlian (UKK) merupakan penilaian yang diselenggarakan khusus bagi siswa SMK untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik yang setara dengan kualifikasi jenjang 2 (dua) atau 3 (tiga) pada KKNI
-
Pelayanan Servis Gratis
Kalau ingin punya motor yang kondisinya selalu prima, mesin awet, jarang ada kerusakan, dan performa motor tetap terjaga dengan baik, ya kamu wajib melakukan service motor secara rutin. Minimal servis motor dilakukan 1-2 bulan sekali, atau saat pemakaian sudah mencapai jarak tempuh 2000 km
-
Promo Servis Gratis Oli
Service motor adalah suatu layanan yang sangat penting bagi pemilik sepeda motor. Layanan ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga keberlangsungan kinerja motor dan menjaga daya tahannya agar tetap optimal
-
Praktik Kerja Lapangan Teknik Sepeda Motor di YAMAHA
Pelaksanaan PKL di kelas XII TSM Industri Yamaha siswa ditempatkan di berbagai Dealer dan Bengkel Resmi Yamaha yang ada di Kota Pontianak
Bagaimana Kelas Kewirausahaan dibangun?
Kelas Kewirausahaan biasanya dibangun dengan pendekatan yang terstruktur dan praktis, mencakup beberapa elemen penting. Berikut adalah beberapa langkah dan komponen yang umum diterapkan:
Tujuan Pembelajaran: Menetapkan tujuan yang jelas, seperti memahami dasar-dasar kewirausahaan, mengembangkan keterampilan bisnis, dan mempersiapkan siswa untuk memulai usaha.
Kuriculum: Mengembangkan kurikulum yang mencakup berbagai topik, seperti:
- Konsep dasar kewirausahaan
- Riset pasar
- Perencanaan bisnis
- Strategi pemasaran
- Manajemen keuangan
- Hukum dan etika bisnis
Metode Pengajaran: Menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, seperti:
- Kuliah interaktif
- Diskusi kelompok
- Studi kasus
- Simulasi bisnis
- Proyek praktis
Praktik Langsung: Memberikan kesempatan bagi siswa untuk menerapkan teori dalam praktik, misalnya dengan membuat rencana bisnis atau memulai usaha kecil.
Pembimbingan dan Mentoring: Menyediakan akses kepada mentor atau pembimbing yang berpengalaman dalam dunia bisnis untuk memberikan nasihat dan dukungan.
Networking: Mengadakan acara atau kegiatan yang memungkinkan siswa berinteraksi dengan pengusaha, investor, dan profesional di bidangnya.
Evaluasi dan Umpan Balik: Menetapkan metode evaluasi yang baik untuk mengukur kemajuan siswa, seperti presentasi, proyek akhir, atau ujian.
Peningkatan Berkelanjutan: Mengadaptasi kurikulum dan metode pengajaran berdasarkan umpan balik dari siswa dan perkembangan terkini di dunia bisnis.
Dengan pendekatan ini, kelas kewirausahaan dapat memberikan pengalaman yang mendalam dan relevan bagi siswa, mempersiapkan mereka untuk sukses di dunia usaha.









